Kamis, 24 Agustus 2017

HAK ASASI MANUSIA


Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang dimiliki oleh setiap manusia sejak lahir tanpa membeda-bedakan suku bangsa, agama, ras, maupun golongan.


Menurut Pasal 1 Angka 6 Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang dimaksud dengan pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara, baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku


Dalam konteks Negara Indonesia, Pelanggaran HAM merupakan tindakan pelanggaran kemanusiaan baik dilakukan oleh individu maupun oleh institusi negara atau institusi lainnya terhadap Hak Asasi Manusia


PELANGGARAN HAM DI LINGKUNGAN SEKITAR

1. PELANGGARAN HAM DI LINGKUNGAN KELUARGA.
    CONTOH 1:
Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah, memilih pekerjaan, dipaksa untuk bekerja, memilih jodoh)

    PENYEBAB :
Karena orang tua menganggap si anak tak dapat memilih segala sesuatunya dengan baik, jadi orang tua ikut campur tangan untuk memilih yang menurutnya baik untuk anaknya

    NILAI PANCASILA :
Sila Keempat:Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan perwakilan

    CONTOH 2:
Majikan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenang-wenang

    PENYEBAB:
Karena majikan menganggap rendah derajat si pembantu tersebut sehingga majikan memperlakukan pembantunya sewenang-wenang

    NILAI PANCASILA:
Sila kedua:Kemanusiaan yang adil dan beradap


2. PELANGGARAN HAM DI LINGKUNGAN SEKOLAH.
    CONTOH:
Siswa mengejek atau menghina siswa lainnya
    PENYEBAB:
Siswa mengejek siswa lainnya dikarenakan perbedaan warna kulit, ras, atau bodoh dalam pelajaran

  NILAI PANCASILA:
Sila kedua:Kemanusiaan yang adil dan beradap


3.PELANGGARAN HAM DI LINGKUNGAN MASYARAKAT.
   CONTOH 1:
Pertikaian antar kelompok/ antar geng/ antar suku (konflik sosial)
   PENYEBAB:
Adanya kesalahpahaman dalam menanggapi sesuatu halsehingga terjadi konflik sosial
   NILAI PANCASILA:
Sila kedua:
Kemanusiaan yang adil dan beradap
Sila ketiga:
Persatuan Indonesia 
   CONTOH 2:
Pernikahan dengan orang yang memiliki agama berbeda, sehingga keluarga salah satu keluarga memaksakan kepada anak untuk pindah agama
   PENYEBAB:
Tingginya rasa egoisme, mementingkan kesenangan pribadi dan mengesampingkan agama 
   NILAI PANCASILA:
Sila pertama:Ketuhanan Yang Maha Esa 


Minggu, 07 Mei 2017

Asal Usul Huruf Braille



Huruf braille diciptakan oleh seorang berkebangsaan Prancis yang mengalami kebutaan saat masih kecil. Louis Braille lahir pada tanggal 4 Januari 1809. Kini, pada tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Braille di seluruh dunia.
Louis Braille lahir dalam kondisi normal, namun pada usia 3 tahun karena terkena peralatan kuda milik ayahnya dan hal ini menyebabkan kedua matanya menjadi buta permanen. Louis Braille ternyata mampu mengatasi keterbatasan fisiknya, bahkan menghasilkan suatu penemuan yang sangat bermanfaat bagi sesama tunanetra.
Ide mengenai huruf braille ini berawal dari seorang perwira, Kapten Charles Barbier yang memperkenalkan bahasa sandi yang digunakan oleh pasukannya untuk menyampaikan pesan rahasia yang disebut night writing. Bahasa sandi ini menggunakan titik-titik dan garis timbul yang dibuat dengan alat semacam paku bernama stylus. Bahasa ini juga bisa digunakan oleh orang buta karena dapat diraba dengan ujung jari.
Bahasa sandi ini hanya mewakili bunyi-bunyian pada suatu kata sehingga dibutuhkan ratusan sandi untuk menulis sebuah buku. Maka, Louis mengembangkan huruf braille yang mewakili huruf dan tanda baca yang dibutuhkan untuk menulis buku.
Selain itu, seorang tunanetra lebih peka terhadap titik daripada garis, sehingga untuk memudahkan penggunanya, Louis menciptakan huruf braille dengan 6 titik domino tanpa garis yang divariasi menjadi 63 jenis huruf, angka, tanda baca, dan simbol yang diperlukan dalam tulisan
Perjuangan belum berakhir karena huruf braille ini sempat dilarang di Prancis. Pada tahun 1834, selesailah huruf braille ciptaan Louis Braille. Louis yang saat itu telah diangkat menjadi guru di L’Institution Nationale des Jeunes Aveugles, sebuah lembaga untuk anak-anak tunanetra, mulai memperkenalkan huruf braille kepada murid - muridnya.
Dr. Pignier, sang kepala sekolah juga mendukungnya, namun orang-orang di luar lembaga tak ada yang menyetujui huruf ini. Mereka yang belum pernah melihat huruf tersebut merasa betapa bergunanya huruf braille bagi siswa tunanetra namun, ada pula yang beranggapan bahwa mengajarkan tulisan yang berbeda dari tulisan umum itu tidak masuk akal. Louis Braille tetap tidak menyerah, dia bahkan menerjemahkan buku-buku pelajaran di perpustakaan ke dalam huruf braille. Kemudian pada tahun 1841, sekolah diambil alih oleh Dr. Dufau yang menentang dengan tegas huruf braille.
Louis Braille pun terpaksa mengajar murid-muridnya secara diam-diam karena larangan ini. Hingga pada suatu ketika seorang guru lain yang bersimpati kepada mereka yaitu Dr. Gaudet, berhasil membujuk Dr. Dufau untuk mengizinkan penggunaan huruf braille di sekolah. Pada tahun 1847, Louis kembali menggunakan huruf ciptaannya dengan leluasa di sekolah. Kemudian di tahun 1851, Dr. Dufau mengajukan kepada pemerintah agar mengakui penemuan Louis Braille dan supaya ia mendapat tanda jasa. Louis Braille kemudian meninggal dunia tahun 1852 dalam usia 41 tahun karena penyakit tuberculosis.

Jumat, 16 September 2016

NASKAH DRAMA 10 ORANG

 CERITA ANAK SMK

Ada cerita di sebuah SMK megah yang bernama SMK Widuri Internasional. Di sekolah megah ini terdapat sebuah kelompok yang jahat yang sukanya menindas kelompok yang baik. Disamping itu juga ada siswa baru dari Paris yang datang ke Indonesia, karena mengikuti orang tuanya yang pindah Kantor ke Indonesia. Ia juga bertemu dengan siswa yang sama dari Paris di kelas. Berikut ini tokoh-tokohnya serta karakter yang dimiliki dari masing-masing tokoh:

Ø Kelompok Baik
v Tya                     : Anak rajin, suka membaca dan menasehati, serta berwawasan luas.
v Lia                     : Agak lemot, lucu, dan woles.
v Khusnul : Pendiam, dan suka ngantuk kalau di Kelas.
v Pipin                  : Clemang-clemong, tapi semua kata-katanya bermakna, dan positif
  thinking.

Ø Kelompok Jahat
v Eka                    : Leader geng jahat, dan gak mau disalahin.
v Nabila    : Tomboy, pengawal di geng jahat.
v Ainun     : Up to date banget, galak.
 

Rangkuman Badan Usaha, Bentuk-Bentuk Penggabungan Perusahaan, dan Pajak


BADAN USAHA

A.  PENGERTIAN BADAN USAHA
Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan untuk mencari keuntungan, sedangkan perusahaan adalah satuan teknis dalam berproduksi yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan bagian dari badan usaha atau perusahaan merupakan alat badan usaha untuk mencari keuntungan. Perbedaan antara badan usaha dan perusahaan ditinjau dari aspek-aspek:
a)    Tujuannya
-       Badan Usaha : Mencari keuntungan.
-       Perusahaan    : Menghasilkan barang dan jasa.
b)   Fungsinya
-       Badan Usaha : Badan tertinggi untuk mengurus perusahaan.
-       Perusahaan    : Alat badan usaha dalam mencari keuntungan.
c)    Bentuknya
-       Badan Usaha : Yuridis/hukum, PT, Firma, CV, Perusahaan Perseorangan.
-       Perusahaan    : Pabrik, toko, warung, kios, dan lain-lain.

Membuat 50 Nomor Soal Jawab Badan Usaha, Bentuk-Bentuk Penggabungan Perusahaan, dan Pajak


EKONOMI
Membuat 50 Nomor Soal Jawab Badan Usaha,
Bentuk-Bentuk Penggabungan Perusahaan, dan Pajak.

1.      Sebutkan perbedaan antara badan usaha dan perusahaan ditinjau dari aspek-aspek:
a.       Tujuannya!
b.      Fungsinya!
c.       Bentuknya!
Jawab:
Perbedaan antara badan usaha dan perusahaan ditinjau dari aspek-aspek:
a.       Tujuannya
-          Badan Usaha   : Mencari keuntungan.
-          Perusahaan      : Menghasilkan barang dan jasa.
b.      Fungsinya
-          Badan Usaha   : Badan tertinggi untuk mengurus perusahaan.
-          Perusahaan      : Alat badan usaha dalam mencari keuntungan.
c.       Bentuknya
-          Badan Usaha   : Yuridis/hukum, PT, Firma, CV, Perusahaan Perseorangan.
-          Perusahaan      : Pabrik, toko, warung, kios, dan lain-lain.
2.      Apa yang kamu ketahui tentang badan usaha-badan usaha berikut ini!
a.       Badan usaha agraris
b.      Badan usaha perdagangan
c.       Badan usaha industri
d.      Badan usaha ekstraktif
e.       Badan usaha jasa
f.       Badan usaha milik negara
g.       Badan usaha milik swasta
h.      Badan usaha dengan perusahaan padat modal

Minggu, 03 April 2016

Lagu Keren, Nge-Beat, Dan Asyik Buat Dance #Bagian 2


Sebelumnya saya telah memposting Lagu Keren, Nge-Beat, Dan Asyik Buat Dance Bagian pertama, sekarang saya akan membuat versi keduanya. Sebelum memperkenalkan lagu beatnya, alangkah baiknya kita tahu apa arti dari kata lagu.

Lagu merupakan harmoni dari lirik dan melodi. Banyak orang yang menyukai lagu karena liriknya, dan ada juga yang menyukai lagu karena melodinya. Banyak lagu-lagu yang temponya slow, atau sering disebut mellow. Lalu, bagaimana dengan lagu-lagu beat? Lagu-lagu yang temponya cepat, dan membuat kaki bergoyang ketika mendengarnya. Nah, ini dia lagu-lagu beat yang bisa jadi pilihan:

      15.  Darin - See You At The Club

      14.  Tebey - Insomnia

Jumat, 01 April 2016

Pendiskontoan Piutang Wesel dan Wesel Tagih

PENGERTIAN PIUTANG WESEL
Piutang Wesel
A.   Pengertian Piutang Wesel
Pengertian Piutang Wesel (Notes Receivable) adalah piutang yang diperkuat dengan adanya perjanjian tertulis (wesel). Sedangkan Wesel (Promissory Notes) adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu.
Piutang Wesel lebih formal  dibanding dengan Piutang Dagang karena terdapat janji tertulis yang mengikat antara debitur (pihak yang menerima piutang) dan kreditur (pihak yang memberikan piutang) untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu. Surat wesel menjadi salah satu bukti adanya piutang wesel.
Piutang Wesel terjadi karna ada transaksi, dalam hal ini si peminjam harus membuat surat perjanjian yang menyatakan bahwa akan membayar piutang pada periode

Kamis, 24 Maret 2016

Makalah Softball, Lompat Jauh, dan Senam Lantai

Pendidikan jasmani terdiri dari kata pendidikan dan jasmani, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tatalaku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan sesorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan (KBBI, 1989), jasmani adalah tubuh atau badan (fisik).

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam dunia olahraga banyak sekali macam cabang olahraga. Softball adalah salah satu cabang olahraga yang di mainkan, permainan ini sangat menarik, karena dalam permainannya menggunakan seragam yang menarik dan menggunakan teriakan-teriakan dengan istilah asing. Di Indonesia Softball mirip dengan permainan Bola Kasti. Softball lahir di Amerika Serikat dan diciptakan oleh Hancock pada tahun 1887 di kota Chicago. Pada saat itu Softball dikenal dalam bentuk permainan dalam ruangan atau ditempat tertutup, namun pada tahun 1930 di ubah menjadi permainan di lapangan terbuka oleh H. Fiscer dan M.J Panley. Pertama kali softball masuk agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) di Indonesia pada penyelenggaraan PON ke VII di Surabaya. Permainan Softball disebut juga Indoor-Baseball, termasuk olahraga beregu yang dapat dikelompokkan ke dalam permainan bola pukul. Sekilas permainan ini mirip permainan bola kasti, tetapi dalam permainan Softball benar-benar membutuhkan ketangkasan dan menguras banyak pikiran. Selain Softball, ada juga senam lantai. Senam lantai merupakan olahraga yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota tubuh yang mengacu pada gerak yang dilakukan secara

Senin, 15 Februari 2016

Makalah Seni Rupa

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Seni rupa dilihat dari segi fungsinya dibedakan antara seni rupa murni dan seni rupa terapan, proses penciptaan seni rupa murni lebih menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata misalnya lukisan, sedangkan seni rupa terapan proses pembuatannya memiliki tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni kriya. Sedangkan, jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya, seni rupa terbagi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi yang hanya memiliki panjang dan lebar saja dan seni rupa 3 dimensi yang memiliki panjang lebar serta ruang. (Wikipedia)

KATA PENGANTAR

            Puji syukur tak henti-hentinya kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “SENI RUPA”.
Makalah ini berisikan tentang informasi seputar seni atau yang lebih khususnya membahas masalah Seni Rupa. Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang seni rupa.
Saya menyadari bahwa makalah yang saya susun ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah saya ini.
            Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita semua. Aamiin.



                                                                                                Bulukumba, 21 Januari 2016




                                                                                                            Irma Triyani Yahya 




DAFTAR ISI

Kata Pengantar    i
Daftar Isi ii
Bab I Pendahuluan 1
1.      Latar Belakang 1
2.      Rumusan Masalah 2
3.      Tujuan Penulisan 2
4.      Manfaat Penulisan 2
Bab II Pembahasan 3
1.      Pengertian Seni Rupa 3
2.      Macam-Macam Seni Rupa 3
3.      Sejarah Seni Rupa Pada Zaman Klasik 6
4.      Pengertian Seni Lukis 7
5.      Sejarah Umum Seni Lukis 7
6.      Sejarah Seni Lukis di Indonesia 9
7.      Aliran-Aliran Seni Lukis 10
Bab III Penutup 15
1.      Penutup 15
2.      Saran 15
Daftar Pustaka 16





BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa, yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya.
Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua, yaitu: karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja.