Rabu, 09 Mei 2012

Peninggalan – peninggalan Sejarah yang Bercorak Hindu-Budha di Berbagai Daerah


Peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di daerah-daerah Indonesia umumnya berupa Seni Bangunan (Candi, Petirtaan, Benteng, dan Gapura), Seni Rupa (Relief, dan Patung), serta Karya Sastra.
1.        Seni Bangunan.
a.         Candi.
1)        Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Lama.
a)        Candi yang bersifat Hindu.
·           Candi Gunung Wukir, terletak di sebelah selatan Muntilan.
·           Kelompok Candi Dieng, terletak di Kabupaten Wonosobo. Di kelompok candi ini terdapat beberapa candi yang oleh penduduk setempat diberi nama tokoh wayang, misalnya: Bima, Gatotkaca, Puntadewa, Arjuna, Semar, dan lain-lain.
·           Candi Selogriyo, terletak di kaki Gunung Sumbing.
·           Candi Pringapus, terletak di timur Gunung Sundoro.
·           Kelompok Candi Gedong Songo, terletak di lereng Gunung Ungaran.
·           Candi Perot, terletak di lereng Gunung Sumbing.
·           Candi Argopuro, terletak di lereng Gunung Sumbing.
·           Candi Ijo, terletak di dekat Prambanan.
·           Candi Gebang, terletak di dekat Yogyakarta.
·           Candi Sambisari, terletak di dekat Yogyakarta.
·           Kelompok Candi Lorojonggrang (Prambanan), terletak di perbatasan Yogyakarta-Klaten. Di kelompok ini ada 3 candi induk, yaitu Candi Syiwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu.
b)        Candi yang bersifat Budha, bercorak budha, bermitologi budha, bernuansa arsitektur budha dan ajaran budha.
·           Candi Borobudur, terletak di Kabupaten Magelang.
·           Candi Kalasan, terletak di kabupaten sleman. Dibangun oleh Raja Panangkaran.
·           Candi Sari, terletak di dekat Candi Kalasan.
·           Candi Banyunibo, terletak di dekat Prambanan.
·           Candi Sajiwan, terletak didekat Prambanan. Candi ini untuk menghormati Awalokiteswara.
·           Candi Plaosan, terletak di dekat prambanan. Dibangun pada masa Raja Pikatan.
·           Candi Sewu, terletak didekat Prambanan.
·           Candi Bubrah, terletak didekat Prambanan.
·           Candi Lumbung, terletak didekat Prambanan.
·           Candi Asu, terletak didekat Candi Sewu.
·           Candi Ngawen, terletak di dekat Muntilan. Candi ini dibuat oleh raja yang beragama Hindu, dan diperuntukkan untuk umat yang beragama Budha.
·           Candi Mendut, terletak di kabupaten Magelang. Di dalamnya terdapat Patung Padmapani dan Wajrapani.
·           Candi Pawon (Bajranalan), terletak di kabupaten Magelang. Dibangun oleh Pramodhawardhani.
2)        Candi Peninggalan Kerajaan Medang (Dinasti Isyana).
·           Candi Lor (Anjuk Ladang), terletak di Brebek, Nganjuk.
·           Candi Gunung Gangsir, terletak di Bangil.
·           Candi Songgoroti, terletak di Batu Malang.
·           Candi Sumber Nanas, terletak di Blitar.
·           Candi Belahan, dibangun oleh Raja Airlingga.
·           Pertapaan Pucangan, terletak di Gunung Penanggungan.
3)        Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
·           Kelompok Candi Muara Takus, terletak di Bangkinang, Tampar, Riau.
·           Kelompok Candi Gunung Tua, terletak di Padang Sidempuan, Tapanuli, Sumatera Utara.
·           Di kelompok ini ada satu candi yang bentuknya khas, yaitu Candi Biaro Bahal.
4)        Candi Peninggalan Kerajaan Singasari.
·           Candi Kidal, terletak di Malang.
·           Candi Jawi, terletak di dekat Pringen.
·           Candi Singasari, terletak di Malang.
·           Candi Jago, terletak di Malang.
5)        Candi Peninggalan kerajaan Majapahit.
·           Candi Simping.
·           Candi Rimbi, terletak di Mojokerto.
·           Candi Panggih.
·           Candi Surawana, terletak di Kediri.
·           Candi Tigawangi, terletak di Pare.
·           Candi Kalicilik, terletak di Blitar.
·           Candi Jabung, terletak di Kraksaan, Probolinggo.
·           Candi Pari, terletak di Porong.
·           Candi Tikus, terletak di Mojokerto.
·           Candi Brahu, terletak di Mojokerto.
·           Candi Panataran, terletak di Blitar.
·           Candi Sukuh, terletak di Karanganyar. Candi ini menunjukan unsur Jawa asli Candi Samentar, yang terletak di Blitar.
6)        Candi Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan.
·           Candi Badut, terletak di Malang.
7)        Candi Peninggalan Kerajaan Bali.
·           Kompleks Candi Gunung Kawi, terletak di Tampaksiring.
b.         Petirtaan.
Pertirtaan merupakan pemandian suci untuk raja dan para bangsawan. Contoh petirtaan yang penting adalah:
1)        Petirtaan Jalatunda, terletak di lereng barat Gunung Pananggungan. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga.
2)        Pertirtaan Belahan, terletak di lereng timur Gunung Pananggungan. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga.
3)        Pertirtaan di Candi Tikus, terletak di Trowulan, Mojokerto.
4)        Petirtaan Gua Gajah, terletak di Gianyar, Bali.
5)        Petirtaan Tirta Empul. Terletak di desa Manukaya, Tampaksiring, Bali.
c.         Benteng.
Istana kerajaan umumnya dibangun di balik benteng yang kuat. Benteng ada 2 macam, yaitu:
1)        Benteng Buatan, dibangun dengan sengaja berwujud tembok, parit yang dalam dan lebar.
2)        Benteng Alam, yang berwujud sungai atau pegunungan. Contoh dari benteng alam adalah benteng yang terdapat di Bukit Ratu Boko yang dikenal dengan nama Candi Ratu Boko. Candi ini dibangun oleh Balaputradewa.
d.         Gapura.
Ada 2 macam bentuk gapura, yaitu:
1)        Kori Agung, yaitu berupa bangunan seperti candi yang di tengahnya terdapat pintu untuk keluar masuk. Contoh Kori Agung, antara lain: Candi Jedong, Candi Plumbangan, dan Candi Bajang Ratu.
2)        Candi Bentar, yaitu semacam candi yang dibelah dua, ditengahnya untuk jalan keluar masuk. Contoh candi bentar adalah Candi Wringin Lawang.
Reactions:

3 komentar:

Tinggalkan jejak sobat Blogger, jangan jadi Silent Reader --